.Com - Na
pak T
il
as DonmHasm
an Annie Famousnudelady Uni Review C Cub07 Famous Nude Lady" href="http://annie.famousnudelady.com/feed//uni/review/C/cub07.htm" />
.Com - Na
pak T
il
as DonmHasm
an Annie Famousnudelady Uni Review C Cub07 Famous Nude Lady
.Com - Na
pak T
il
as DonmHasm
an Annie Famousnudelady Uni Review C Cub07 Famous Nude Lady
Don Hasman di depan karyanya saat berpameran di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. (TEMPO/M.Syaifullah)
TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Di usianya yang telah senja, Don Hasman masih menyimpan stamina luar biasa. Fotografer 70 tahun itu melakukan perjalanan napak tilas salah seorang murid Yesus, Yakobus, dari Saint Jean Pied de Port, Prancis Selatan, hingga Katedral Santiago de Compostela, Spanyol, sepanjang sekitar 1.000 kilometer. Don menempuh perjalanan itu dengan berjalan kaki selama 35 hari. Sepanjang perjalanan, Don mengabadikan apa saja yang ia anggap menarik, dari tumbuhan, arsitektur, kegiatan penduduk, hingga suasana peribadatan dan aktivitas ziarah. Lebih dari 14 ribu frame ia ambil dengan tiga kamera digital--Canon D-30, G-7, dan A640--yang disimpan dalam penyimpan data berkapasitas 44 gigabita. “Saya menyiapkan perjalanan ini selama sepuluh tahun, barang-barang yang saya bawa seberat 15 kilogram,” kata Don. “Saya menghitung langkah dengan spidometer sebanyak dua juta dua ratus enam puluh delapan ribu lebih langkah kaki,” ucap Don, yang menghabiskan sekitar Rp 38 juta untuk perjalanan tersebut. Don melakukan perjalanan itu pada musim gugur 2007 bersama rekannya dari Filipina, Filomena Reiss. Menurut Don, perjalanan tersebut menjadi tantangan sendiri baginya. Sebagai seorang muslim ia ingin tahu dan kemudian mengabadikan apa yang dilakukan oleh umat lain dalam menjalani kegiatan spiritual mereka. “Meskipun keyakinan kami berbeda, saat napak tilas, kami semua sama, di situ yang berbicara adalah agama kemanusiaan,” ujar penerima penghargaan dari pemerintah Prancis sebagai 100 Famous Photographer in the World 2000 itu. Hasil bidikan Don tersebut dipamerkan di Student Center Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, mulai 22 Maret hingga besok. Tapi, dari belasan ribu foto yang diabadikan Ketua Asosiasi Fotografer Indonesia itu, hanya 80 yang dipajang dengan ukuran 12 R. Salah satunya foto Jubah Emas. Ini merupakan foto jubah yang terbuat dari emas murni dengan hiasan bulu permata di Katedral Santiago de Compostela, yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Yakobus. Lalu foto Palacio Episcopal, Istana Uskup yang dibangun arsitek Catalan, Antonio Gaudi, pada 1889. Kini istana itu menjadi Museum Los Caminos. Ada pula foto bertajuk Tumpukan Dosa, sebuah tiang untuk pembuangan barang-barang sebagai simbol membuang dosa. Tiang itu berada di celah Foncebadon di Gunung Irago. Para peziarah biasanya membuang barang atau kerikil sebagai simbol membuang dosa. Foto akhir perjalanan napak tilas yang diabadikan Don adalah lanskap pantai saat matahari terbenam di Kota Finisterre, Spanyol, yang dijuluki Kota Ujung Dunia. Romo Budi Subanar, SJ, pengajar di Universitas Sanata Dharma yang hadir dalam pembukaan pameran, menyatakan, bagi orang Katolik Indonesia, Santiago de Compostela belum terlalu akrab sebagai lokasi ziarah. “Padahal petilasan itu sangat terkenal setelah Dinding Ratapan di Yerusalem dan Gereja Katolik Roma,” katanya. Menurut Romo Budi, ziarah itu berawal pada abad ke-10 untuk mengunjungi tempat-tempat suci yang ada penampakan Bunda Maria, atau tempat orang-orang kudus dimakamkan. Yakobus adalah satu dari 12 murid Yesus. Saat itu, Romo Budi menambahkan, lokasinya berada di wilayah peperangan dan orang-orang yang akan menuju ke kawasan tersebut harus mendapat izin terlebih dulu. Jalur itu juga digunakan oleh para penjahat dan kriminal yang ingin menghapus dosa. “Melalui penziarahan di jalur itu mereka terbebas dari balas dendam.”
wTempointeraktif
.Com - Na
pak T
il
as DonmHasm
an Annie Famousnudelady Uni Review C Cub07 Famous Nude Ladyc r r Nude f f Nude Famous Lady
bTempointeraktif
.Com - Na
pak T
il
as DonmHasm
an Annie Famousnudelady Uni Review C Cub07 Famous Nude Ladyi Lady Famous Nude Famous